Akibat KDRT Sarah Warga Cianjur Akhirnya Meninggal Dunia

Akibat KDRT Sarah Warga Cianjur Akhirnya Meninggal Dunia

CIANJUR - Polres Cianjur, Jawa Barat, masih menunggu perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi yang akan mendampingi pelaku penyiraman air keras terhadap Sarah (21), warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Cianjur, meski tidak akan menghambat proses hukum.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Cianjur Rabu, mengatakan bahwa pihaknya hingga saat ini masih memeriksa pelaku, bahkan sejumlah keterangan dari pelaku sudah mengarah pada perbuatan terencana untuk menghabisi nyawa korban.

"Kami masih menunggu kedatangan Kedubes Arab Saudi yang akan mendampingi pelaku. Namun, kedatangan mereka tidak akan menghalangi proses hukum. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan guna melengkapi keterangan dan modusnya, " kata Doni.

Ia menjelaskan bahwa pelaku secara sadar melakukan perbuatannya karena terbakar cemburu sehingga pelaku sudah menyiapkan air keras yang dibeli di toko online jauh hari sebelum menyiramkan air keras ke tubuh korban.

Pelaku melarikan diri dengan tujuan kembali ke negara asalnya. Namun, sebelum sempat naik pesawat, pelaku ditangkap petugas dari Polres Bandara Soekarno-Hatta. Selanjutnya diserahkan kepada anggota Polres Cianjur.

"Kami akan menunggu sampai perwakilan kedubes datang, sedangkan proses hukum akan terus berjalan. Pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman kurungan seumur hidup, " katanya.

Sebelumnya, Sarah (21) warga Kampung Munjul, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Cianjur akibat luka bakar hingga 90 persen.Sarah mengalami luka bakar setelah Abdul Latief, suaminya warga negara Arab Saudi, menyiramkan air keras kepada korban.

Pelaku yang baru menikahi korban 1, 5 bulan yang lalu, secara siri, sempat melakukan penganiayaan tehadap korban, hingga akhirnya menuangkan air keras ke mulut dan tubuh korban. Korban sempat berteriak minta tolong dan berlari keluar rumah.(***)

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Ridwan Kamil Tawarkan Tujuh Potensi Ekonomi...

Next Article

Tempati Gedung Baru Klinik Altha Medika...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal khoto

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 610

Registered: Aug 19, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 153

Postingan Tahun ini: 301

Registered: Feb 5, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 79

Postingan Tahun ini: 79

Registered: May 23, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 68

Postingan Tahun ini: 100

Registered: Nov 23, 2021

Profle

Zulfahmi

1 Rumah di Jampanua Dusun Maddo Hangus Dilalap Api
Bupati Rokan HIlir: Untuk Tahun 2022 Hanya 10 Paket Saja
Tersangka Kasus BPNT Barru Beberkan Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat
Kejari Barru Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan BPNT

Follow Us

Recommended Posts

Kopdar Jabar 2021, Satukan Persepsi Pembangunan Jabar Yang Terkoneksi, Terpadu dan Berkelanjutan
Ombudsman RI Temukan 5 Potensi Maladministrasi Dalam Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
Sekmat Cisolok Hadiri Muscam PK Golkar, Ajak Semua Pihak Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 
Koramil 0622-13/Jampangkulon Sampaikan Materi Penguatan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda
Pandangan Umum Fraksi Persatuan atas Penjelasan Bupati Pangandaran terhadap Tujuh Buah Rancangan Peraturan Daerah