Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Bongkar Pekerjaan Tak Sesuai Bestek

SUKABUMI - Dinas PU Kabupaten Sukabumi membongkar pekerjaan yang dianggap tidak sesuai dengan bestek. Bestek adalah peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan. 

Jembatan yang berlokasi di Cawaru Jampang tengah ini dibongkar oleh Petugas Dinas PU Kabupaten Sukabumi.

Vidio Saat pembongkaran pekerjaan tersebut  beredar diberbagai Group Media Sosial seperti Whatsapp dan juga diunggah dalam status Whatsapp pribadinya Kadis PU Kabupaten Sukabumi.

"Assallamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh. Kami jajaran tim teknis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi atas perintah Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi. hari ini sedang melakukan pembongkaran terhadap jembatan plat beton yang dibangun oleh pihak ketiga karena tidak sesuai bestek kegiatan rencana.

Untuk itu kami berkomitmen bagi siapa pun yang melaksanakan pembangunan baik jalan, jembatan dan irigasi yang tidak sesuai dengan dokumen kontrak kami tidak pantang bulu untuk melakukan pembongkaran yang sama, Terimakasih." Ucap Kadis PU Sukabumi Drs. Asep Japar, MM. Dalam vidio status Whatsappnya, Sabtu 02 Oktober 2021 (Malam).

Melalui Akun FB Resminnya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Dalam Bidik Berdurasi satu menit melakuan Pembongkaran Jembatan tersebut dan di posting pada hari minggu 03 Oktober 2021.

Dalam video itu terlihat para petugas Dinas PU membongkar jembatan menggunakan dua palu besar.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, pihaknya mengatakan bahwa benar adanya seperti ada dalam vidio  statusnya dan yang diposting di Akun FB Resmi Dinas PU. 

"Bahwa kejadian pembongkaran dilakukan pada hari Sabtu, 02 Oktober 2021, Kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Asep Jafar saat di konfirmasi melalui sambungan Whatsappnya, " Minggu 03 Oktober 2021.

Dirinya menegaskan bahwa pembongkaran itu dilakukan karena tidak sesuai bestek dan gambar perencanaan. 

"Ini harus diperbaiki lagi disesuaikan sama dokumen kontraknya sebagai mana mestinya, " ucapnya. 

Masih menurut keterangannya, bahwa proyek ini belum ada pembayaran dari pihak pemerintah, dan waktu kontrak masih berjalan.

Berbagai komentarpun masuk dalam postingan Akun FB Resmi Dinas PU Kabupaten Sukabumi. Diantaranya:

Akun Irianto Marpaung berkomentar "Mantap, memang harus bgitu" tulisnya.

Akun Ferry juga berkomentar, "Kepala dinas yg berani dan bagus di SMI cuman pak asjap, " tulisnya. 

Akun Ken Arok menuliskan komentarnya, "Asa hipu di gedor palu teh, masyarakat mendukung PU dalam menindak pemborong nakal, "

Akun Elut Haikal berkomentar, "Jelas disini terjadi keteledoran dari 2 fihak antara pemborong dan Dinas, karna memiliki pengawas sebagai peran penting dalam pembangunan kerjaan tidak serius, sehingga merugikan uang negara yg sia² begitu saja seperti ini. Klo terbukti jelas ulah pemborong itu salah, bahkan lebih salah lagi dengan pengawas sebagai bagian dari dinas.Kalo pada akhirnya ini fisik diakhir dohancur kan, klo mau juga diawal dihancurkan itu sebelum jadi total.Hal semacam ini kedepan nya tidak harus terulang lagi dan lagi.Satu sisi kita bangga dan salut akan ketegasan kebijakan pemimpin, tetapi disini dinas juga tidak bisa bertepuk sebelah tangan, sama satu komitmen dah pimpinan, berarti pada proses pekerjaan ini dari awal hingga pertengahan yang harus terjadi pembokaran ini, jangan di akhir. Hampura ini dilihat dari perspektif diri saja yg disesuaikan dgn keadaan lapangan." tulisnya. 

Akun Ramdhan Fauzi menuliskan komentarnya, "Sayang sekali seperti Sangkuriang pak jadi siasia andaikan kalo ada solusi lagi contoh untuk jembatan yang tidak sesuai spek tidak di hancurkan hanya pihak ketiga membuat jembatan lagi d lokasi lain dengan harga sama jadi untuk epek jera pihak ketiga salam santuy tetap semangat untuk pak kadis PU Guruku senior ku."

Akun Asep Abdul Holiq Hiloq mengatakan, " Ini bukti keseriusan Dinas PUPR, tapi lebih baiknya lagi kalau dilakukan pencegahan sebelum hal itu terjadi, terjunkan para pengawas proyek dlm setiap progress pengengerjaan utk terus mengawasi secara ketat dilapangan. Bravo Dinas PU" tulisnya.(***)

INFRASTRUKTUR PROYEK DINAS PU SUKABUMI
Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Administratur Perhutani Garut Hadiri Wisuda...

Next Article

  Gandeng Ulama Pemkab Bogor Ajak Warga...

Related Posts

Peringkat

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 62

Postingan Tahun ini: 137

Registered: Feb 5, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 155

Registered: Jul 31, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra verified

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 173

Registered: Apr 23, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 20

Postingan Tahun ini: 87

Registered: Aug 24, 2021

Profle

Heriyoko

Nama Bong Ming Ming Sudah Dicatut Anak Buah Cukong Timah, Eh 'Hen' Orang Lapangannya Di Pukul Pula
Relawan Sosial Pasaman Batam  Bagi Ribuan Masker Gratis
20 Pengacara Kawal Pelaporan Kasus Becce di Polda Sulsel
ASN jadi Anggota BPD, Begini Penjelasan Kadis PMDP2KBP3A Barru

Follow Us

Recommended Posts

Perhutani KPH Bogor Bereskan  Kasus Lahan Seluas 1.693 Hektar Rampung Dalam Waktu Dua Bulan
Wabup Pangandaran: Kampung Dan Sanggar Budaya  Sunda Bisa Menambah Objek Daya Tarik dan Atraksi Wisata Baru di Pangandaran
Pemkab Pangandaran Jadi Narasumber Forum Dialog Penanganan Covid-19 dan KPC PEN, Ini Tips H.Jeje Wiradinata
Sandiaga Uno : Dengan Media Digitalisasi  Desa Wisata Selasari Kabupaten Pangandaran Harus Bisa Go Internasional
Pekerjaan TPT Kampung Sukaresmi Diduga Asal-asalan