Kabar Gembira Pemerintah Kucurkan Dana 1,2 Trilyun Bantu 1 Juta PKL dan Pemilik Warung di Wilayah PPKM

Kabar Gembira Pemerintah Kucurkan Dana 1,2 Trilyun Bantu 1 Juta PKL dan Pemilik Warung di Wilayah PPKM

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan program bantuan tunai senilai Rp1, 2 triliun untuk pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Bantuan senilai Rp1, 2 triliun akan dibagikan kepada 1 juta PKL dan pemilik warung di wilayah PPKM.

Setiap penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1, 2 juta yang diharapkan dapat membantu pengelolaan kas kas dan permodalan PKL dan pemilik warung di tengah pandemi COVID-19.

"Pemerintah meluncurkan program ini untuk membantu semua PKL dan pemilik warung yang usahanya terdampak pandemi. Pemerintah berharap bantuan ini bisa membantu mereka untuk dapat bertahan dan memulihkan usaha mereka, " ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Sabtu, dalam siaran resmi.

Johnny menambahkan, penyaluran perdana bantuan tersebut dilakukan di Medan, Sumatra Utara.

Penyaluran bantuan itu adalah bentuk upaya pemerintah untuk menjaga keseimbangan pengendalian COVID-19 dan pemulihan ekonomi di tengah pemberlakuan PPKM.

"Kami selalu menegaskan bahwa pemerintah selalu berkomitmen untuk memprioritaskan keseimbangan ekonomi dan kesehatan masyarakat dalam pengendalian pandemi. Hal ini merupakan salah satu bukti negara hadir untuk melindungi setiap segmen kegiatan usaha masyarakat, " kata Menkominfo.

Pemerintah, lanjutnya, memahami bahwa penerapan PPKM level 4 sangat berdampak pada aktivitas dunia usaha, khususnya segmen usaha kecil dan mikro. Banyak di antara harus tutup sementara dan melakukan berbagai langkah untuk bertahan hidup.Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mereka yang terdampak, sekaligus menjadi dukungan bagi kas ataupun modal usaha PKL dan warung agar berangsur pulih.

"Bantuan ini merupakan dana hibah dan diberikan langsung dalam sekali pembayaran kepada PKL dan pemilik warung yang paling terdampak PPKM level 4 serta tidak memiliki dana cadangan yang cukup, " ujarnya.

Menkominfo menambahkan, Presiden Jokowi telah memutuskan memberi kewenangan kepada TNI dan Polri untuk melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan ini secara langsung kepada PKL dan pemilik warung.Para PKL dan pemilik warung akan terlebih dahulu mengikuti proses pendataan yang dilakukan oleh Babinsa ataupun Babinkamtibmas.Sebagai tanda bukti menerima bantuan, para pelaku usaha akan mengisi data seperti identitas diri, jenis dan lokasi usaha, serta dokumentasi foto yang memadai.(***)

PANGANDARAN BANDUNG PPKM COVID-19 MEDAN SUMUT
Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Oknum ASN Terciduk Polisi Karena Kasus Narkoba

Next Article

Pembangunan JTS Kembangkan Pariwisata Jawa...

Related Posts

Peringkat

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 62

Postingan Tahun ini: 137

Registered: Feb 5, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 155

Registered: Jul 31, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra verified

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 173

Registered: Apr 23, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 20

Postingan Tahun ini: 87

Registered: Aug 24, 2021

Profle

Heriyoko

Nama Bong Ming Ming Sudah Dicatut Anak Buah Cukong Timah, Eh 'Hen' Orang Lapangannya Di Pukul Pula
Relawan Sosial Pasaman Batam  Bagi Ribuan Masker Gratis
20 Pengacara Kawal Pelaporan Kasus Becce di Polda Sulsel
ASN jadi Anggota BPD, Begini Penjelasan Kadis PMDP2KBP3A Barru

Follow Us

Recommended Posts

Perhutani KPH Bogor Bereskan  Kasus Lahan Seluas 1.693 Hektar Rampung Dalam Waktu Dua Bulan
Wabup Pangandaran: Kampung Dan Sanggar Budaya  Sunda Bisa Menambah Objek Daya Tarik dan Atraksi Wisata Baru di Pangandaran
Pemkab Pangandaran Jadi Narasumber Forum Dialog Penanganan Covid-19 dan KPC PEN, Ini Tips H.Jeje Wiradinata
Sandiaga Uno : Dengan Media Digitalisasi  Desa Wisata Selasari Kabupaten Pangandaran Harus Bisa Go Internasional
Pekerjaan TPT Kampung Sukaresmi Diduga Asal-asalan