Program fraud Control Plan (FCP), Sepuluh Kiat Deteksi Korupsi

Program fraud Control Plan (FCP), Sepuluh Kiat Deteksi Korupsi
Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh

JAKARTA - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh mengatakan BPKP memiliki program fraud control plan (FCP) dengan sepuluh kiat  mendeteksi korupsi yang dapat diterapkan di kementerian dan lembaga pemerintah pusat serta daerah untuk mencegah terjadinya korupsi dan kecurangan.

“Ini spesial untuk masalah fraud atau kecurangan, jadi sebagai deteksi dan identifikasi kecurangan-kecurangan yang ada di organisasi, ” kata Ateh dalam Workshop Anti Korupsi bertajuk “Deteksi dan Pencegahan Korupsi” yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, pertama, organisasi pemerintahan harus memiliki kebijakan anti kecurangan yang ditetapkan secara formal oleh pimpinan tertinggi organisasi. Selanjutnya, organisasi pemerintahan mesti memiliki unit kerja yang bertanggung jawab atas pengelolaan strategi pengendalian kecurangan.

Kemudian, standar perilaku dan disiplin dalam organisasi juga mesti dibuat. Di samping itu, organisasi pemerintahan juga perlu memiliki manajemen risiko kecurangan.

“Atribut kelima ialah manajemen SDM (Sumber Daya Manusia), yakni bagaimana menciptakan komunitas yang imun terhadap kecurangan, yang dimulai dari proses rekrutmen, pembinaan, dan terutama proses promosi, mutasi, dan sebagainya, ” imbuh Ateh.

Selanjutnya, organisasi pemerintahan mesti melakukan uji kelayakan saat hendak berhubungan dengan pihak ketiga, terutama dalam soal pengadaan barang dan jasa. Organisasi pemerintahan juga perlu memperkuat whistle blower system serta perlindungan pelapor dugaan kecurangan.

Kemudian, organisasi pemerintah juga perlu secara proaktif mendeteksi proses kecurangan di setiap business process,  memiliki prosedur investigasi untuk membuktikan dugaan kecurangan, dan melakukan identifikasi, koreksi, dan eliminasi akar permasalahan dari kecurangan yang ada agar tidak terulang.

“Peran 10 atribut fraud control plan ini akan mendorong optimalisasi peran dari manajemen, fungsi manajemen resiko atau kepatuhan, dan internal audit dalam pengendalian kecurangan, ” imbuh Ateh.

BANDUNG PANGANDARAN KORUPSI KEUANGAN
Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Di Subang...

Next Article

Rangkaian Kegiatan Pangdam III / Siliwangi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Afrizal khoto

Muh. Ahkam Jayadi

Muh. Ahkam Jayadi verified

Postingan Bulan ini: 162

Postingan Tahun ini: 610

Registered: Aug 19, 2021

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 153

Postingan Tahun ini: 301

Registered: Feb 5, 2021

Syafruddin Adi

Syafruddin Adi verified

Postingan Bulan ini: 82

Postingan Tahun ini: 82

Registered: May 23, 2021

Zulfahmi

Zulfahmi

Postingan Bulan ini: 68

Postingan Tahun ini: 100

Registered: Nov 23, 2021

Profle

Zulfahmi

1 Rumah di Jampanua Dusun Maddo Hangus Dilalap Api
Bupati Rokan HIlir: Untuk Tahun 2022 Hanya 10 Paket Saja
Tersangka Kasus BPNT Barru Beberkan Dugaan Keterlibatan Oknum Pejabat
Kejari Barru Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan BPNT

Follow Us

Recommended Posts

Kopdar Jabar 2021, Satukan Persepsi Pembangunan Jabar Yang Terkoneksi, Terpadu dan Berkelanjutan
Ombudsman RI Temukan 5 Potensi Maladministrasi Dalam Tata Kelola Pupuk Bersubsidi
Sekmat Cisolok Hadiri Muscam PK Golkar, Ajak Semua Pihak Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 
Koramil 0622-13/Jampangkulon Sampaikan Materi Penguatan Ideologi Pancasila Kepada Generasi Muda
Pandangan Umum Fraksi Persatuan atas Penjelasan Bupati Pangandaran terhadap Tujuh Buah Rancangan Peraturan Daerah