Sekda Sukabumi Buka Diskusi dengan Tema, Aspek Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

Sekda Sukabumi Buka Diskusi dengan Tema, Aspek Kesadaran Hukum Masyarakat Dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

SUKABUMI - Meskipun ditengah masa pandemi, namun tidak menyurutkan semangat dosen fakultas hukum Universitas Pamulang dalam mengadakan kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi berupa pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh empat dosen fakultas hukum yang terdiri dari Hendrik Fasco Siregar, sebagai ketua sekaligus pembicara pertama bidang hukum selanjutnya Siti Nurwullan, , Frieda Fania, dan Dina Novia.

Sekda kab Sukabumi, Iyos Sumantri dalam Pembukaan acara menyampaikan "Pentingnya kesadaran hukum oleh masyarakat dalam pengembangan industri kreatif di masing-masing desa yang mempunyai ciri khas dan nantinya bisa menjadi nilai tambah dari kearifan budaya lokal dalam pengembangan geowisata ciletuh pelabuhan ratu", ungkap Iyos di Aula Kecamatan Cisolok (25-08-2020)

Sementara itu Owner Desa Wisata Hanjeli, Asep Hidayat mengungkapkan "Kegiatan ini sangat positif sekali dan banyak manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh Masyarakat, pentingnya membangun mindset masyarakat desa yang merupakan pelaku perubahan dalam pengembangan geowisata ciletuh dalam aspek perlindungan, pembangunan serta edukasi. Hal ini tergambar dalam bentuk keaneka ragaman geologi, hayati dan budaya", ulas Asep Sekretaris

Dina Novia, SE, MM sebagai pembicara dalam kesempatan tersebut menyampaikan "Masyarakat sebaiknya akan sadar hukum dan saling mendukung untuk mencapai kemajuan Industri Kreatif, sehingga dapat meningkatkan nilai produk yang dihasilkan baik bidang produksi dan jasa", Ujar Dina yang juga Pengurus DPP IPJI Bidang Litbang.

Sekretaris  Camat Cisolok, Asep Rusli Rusmawijaya mengatakan saat penutupan acara "Masyarakat desa diharapkan dapat mengembangkan potensi tiap desa dengan segala keunikannya dengan semangat membangun desa demi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa", tutup Asep Rusli dihadapan perwakilan dari 13 Desa beserta Bumdes. (red)