Tragis...!!! Bocah Tak Makan Tiga Hari Nungguin Jasad Neneknya Yang Sudah Meninggal

Tragis...!!!  Bocah Tak Makan Tiga Hari Nungguin Jasad Neneknya Yang Sudah Meninggal

JAKARTA - Nasib tragis dialami bocah 3 tahun di Kelapa Gading, Jakarta. Bocah 3 tahun ini terlantar di dalam rumahnya, bahkan berhari-hari tidak makan.

Nenek sang bocah yang biasa merawatnya ternyata sudah meninggal, diduga lebih dari tiga hari. Bocah tersebut tiga hari tidak makan, bahkan harus tinggal dengan jasad neneknya yang mulai membusuk.

Peristiwa terjadi  di Jalan Gambir Anom 2, RT 06 RW 06 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan seorang wanita lanjut usia yang meninggal dalam kondisi membusuk di rumahnya. Warga di Jalan Gambir Anom 2, RT 06 RW 06 Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan seorang wanita lanjut usia yang meninggal dalam kondisi membusuk di rumahnya, dilansir dari Tribun Jabar.

Saat ditemukan, J dalam kondisi telanjang berada di kamar menemani jasad neneknya, tak mandi berhari-hari seperti terlihat pada tubuhnya yang dipenuhi kotoran berbau tak sedap.

Rambut bocah itu panjang sebahu, sedangkan tubuhnya juga cenderung kurus. Ketika polisi mendobrak pintu rumah OT, bocah tersebut langsung menangis.

Bocah berinisial J itu kemudian dimandikan warga dibantu pihak kepolisian. Ia sempat menangis lagi sebelum akhirnya ditenangkan warga dan petugas setempat.

Ketua RT 06 RW 06 Pegangsaan Dua, Tika yang melihat tersebut sempat tak percaya melihat kondisi cucu korban. Ia mengira si cucu sudah tak bernyawa juga, namun dugaannya salah.

"Saya pikir cucunya meninggal karena kan enggak makan tiga hari ternyata masih hidup, " kata Tika di lokasi.

Tika mengatakan, memang sebelum ditemukannya jenazah OT, warga kerap kali mendengar tangisan dari rumah tersebut. Namun, tangisan bocah tersebut dianggap hanya angin lalu. Keluarga menjemput bocah yang ditemukan bersama jasad neneknya di Kelapa Gading dari Puskesmas Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Kamis (29/9/2021) malam.

"Kalau tangisan kita sering dengar memang. Anak itu sering nangis, cuman warga nganggepnya biasa aja, " ucap Tika.

Kapolsek Kelapa Gading AKP Rio Mikael Tobing mengatakan, awalnya warga setempat mencium bau busuk dari rumah korban yang diketahui berinisial OT (64).

Sehari, dua hari, tiga hari belakangan, bau busuk tersebut makin menyengat sehingga warga curiga dan melapor ke Mapolsek Kelapa Gading.

"Kami terima laporan dari masyarakat bahwa di Jalan Gambir Anom ada mencium bau tidak sedap. Kemudian pelayanan SPK dan Reskrim cek TKP, " kata Rio di lokasi, Kamis (30/9/2021).

Menerima laporan tersebut, polisi langsung mendatangi rumah yang dimaksud. Awalnya petugas sempat memanggil penghuni rumah beberapa kali, namun tak ada sahutan.

Alhasil, polisi pun mendobrak masuk ke dalam rumah itu serta menemukan penghuninya OT sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Tak jauh dari jenazah OT, polisi juga mendapati seorang anak laki-laki yang merupakan cucu korban.

"Ketika kami dobrak, kami menemukan pemilik rumah keadaan tidak bernyawa dan juga cucunya dalam keadaan telanjang, dan sudah kami evakuasi ke puskesmas untuk menerima perawatan, " kata Rio

Setelahnya, polisi langsung membawa jenazah korban ke RSCM untuk dilakukan penanganan lanjutan

Ketua RT 06 RW 06 Pegangsaan Dua Tika juga menyinggung kecurigaannya sebelum jenazah OT ditemukan.

Menurut dia, kebiasaan OT ialah mengorder makanan via ojek online.

Dari situ, OT biasanya akan terlihat keluar ke teras rumahnya untuk mengambil makanan itu.

"Biasanya dia sering makan pakai ojek online, tapi ini enggak ada. Biasa pagi-pagi ada, " kata Tika di lokasi.

Kecurigaan lainnya yang dirasakan Tika terkait dengan kondisi tempat sampah di rumah korban.

Sehari-harinya tempat sampah di rumah OT yang bernomor 6 pasti akan terisi sampah rumah tangga.

Namun, sudah empat hari belakangan tong sampah itu kosong sama sekali.

Kecurigaan makin menguat saat Tika dan beberapa warga lainnya mencium bau menyengat dari arah rumah korban.

Bahkan, bau tidak sedap itu menyeruak sampai puluhan meter dari rumah OT.

"Baunya nyengat banget. Akhirnya saya samperin satpam, saya laporin pak RW, tetangga saya (OT) beberapa hari enggak keluar, " ucap Tika.

Tika melapor ke pengurus RW setempat yang kemudian diteruskan ke Polsek Kelapa Gading. Polisi lalu mendatangi rumah OT dan memanggil yang bersangkutan, namun tak ada sahutan.

Alhasil, polisi langsung mendobrak rumah OT dan menemukan jenazah wanita itu sudah membengkak di atas kasur.

"Pas (polisi) masuk, ternyata jenazahnya sudah biru, udah bau busuk, " kata Tika.

Di dalam kamar, di dekat jenazah korban, ada seorang balita laki-laki berusia 3 tahun yang masih hidup.

Balita itu tak lain adalah cucu OT yang selama ini memang tinggal serumah dengan korban.

"Saya pikir cucunya meninggal juga, karena kan enggak makan tiga hari ternyata masih hidup, " tutur Tika.

Tika menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir korban tinggal bertiga bersama anak perempuan dan cucunya.

Namun, sebulan lalu, anak perempuan OT meninggal dunia sehingga wanita lansia itu hanya tinggal berdua dengan cucu laki-lakinya yang masih balita.

"Jadi korban punya anak, suami anaknya ini di Belanda, korban udah tinggal sama cucunya dari bayi. Ibunya si bayi ini sudah meninggal, " jelas Tika.(***)

JAKARTA BOCAH KELAPARAN MAYAT
Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra

Previous Article

Administratur Perhutani Garut Hadiri Wisuda...

Next Article

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi...

Related Posts

Peringkat

Profle

Muh. Ahkam Jayadi verified

Achmad Sarjono

Achmad Sarjono

Postingan Bulan ini: 62

Postingan Tahun ini: 137

Registered: Feb 5, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 34

Postingan Tahun ini: 155

Registered: Jul 31, 2021

Nanang suryana saputra

Nanang suryana saputra verified

Postingan Bulan ini: 26

Postingan Tahun ini: 173

Registered: Apr 23, 2021

Agung widodo

Agung widodo

Postingan Bulan ini: 20

Postingan Tahun ini: 87

Registered: Aug 24, 2021

Profle

Heriyoko

Nama Bong Ming Ming Sudah Dicatut Anak Buah Cukong Timah, Eh 'Hen' Orang Lapangannya Di Pukul Pula
Relawan Sosial Pasaman Batam  Bagi Ribuan Masker Gratis
20 Pengacara Kawal Pelaporan Kasus Becce di Polda Sulsel
ASN jadi Anggota BPD, Begini Penjelasan Kadis PMDP2KBP3A Barru

Follow Us

Recommended Posts

Perhutani KPH Bogor Bereskan  Kasus Lahan Seluas 1.693 Hektar Rampung Dalam Waktu Dua Bulan
Wabup Pangandaran: Kampung Dan Sanggar Budaya  Sunda Bisa Menambah Objek Daya Tarik dan Atraksi Wisata Baru di Pangandaran
Pemkab Pangandaran Jadi Narasumber Forum Dialog Penanganan Covid-19 dan KPC PEN, Ini Tips H.Jeje Wiradinata
Sandiaga Uno : Dengan Media Digitalisasi  Desa Wisata Selasari Kabupaten Pangandaran Harus Bisa Go Internasional
Pekerjaan TPT Kampung Sukaresmi Diduga Asal-asalan